Postingan

PKKMB FAKULTAS KESEHATAN

Gambar
Materi 1  Pemateri: Bapak Mursyidul Ibad, S.KM., M.Kes Judul: Menjadi Mahasiswa Kesehatan yang Adaptif di Era AI: Akademik, Teknologi, dan Etika. Kita harus adaptif dalam era sekarang karena Artificial Inteligence telah masuk ke dunia pendidikan dan pekerjaan, yang membuat informasi semakin mudah diperoleh, Kompetensi masa depan terus berubah. Dari sekedar pencari jawaban menjadi pencipta solusi yang kompeten, seperti: Mahasiswa Konvensional: mencari informasi, menghafal materi, bekerja sendiri, dan menghindari perubahan. Mahasiswa Adaptif: memvalidasi informasi, serta menganalisis. AI adalah asisten belajar kreatif  AI sebagai asisten akademik: membantu memahami materi, analisis data, memeeprbiaki bahasa serta mencari ide. Sedangkan strategi akademik adaptif: critical thinking, problem solving, research literacy, dll. kemudian ada metode penggunaan AI dengan prinsip T-A-C-I yang dapat diartikan sebagai: T-Think (pikirkan sendiri) A-Ask (eksplorasi ide) C-Check (ve...

PKKMB DAY-2

Gambar
Materi 1 "Smart Student, Good Manner"  Kecerdasan intelektual saja tidak cukup — harus diimbangi dengan etika. Mahasiswa dengan logika hebat tanpa etika akan tersesat. Smart Mind (Bagaimana Saya Berpikir?) Berpikir kritis & kreatif, tidak sekadar menelan informasi Aktif bertanya untuk menggali ilmu lebih dalam Melek teknologi di era digital Open-minded terhadap hal dan sudut pandang baru Resilien — mau belajar dari kesalahan, bukan menyerah Intinya: growth mindset yang terus bertumbuh Good Manner (Bagaimana Saya Bersikap?) Sopan santun ke dosen, teman, dan tenaga kependidikan Integritas: jujur dan bertanggung jawab penuh Etika digital di dunia nyata maupun media sosial Toleransi, disiplin waktu, dan fondasi spiritual (nilai-nilai Islam) Smart Student (Bagaimana Saya Belajar?) Tabel translasi karakter → aksi akademik: kritis → berani bertanya di kelas; rasa ingin tahu → rajin membaca/cari referensi; tanggung jawab → menyelesaikan tugas tuntas; disiplin → datang...

PKKMB DAY-1

Gambar
Materi 1 Pemateri:  Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU . Judul: "Level Up Our Future, Gear Up For Impact" Inti pesan: Pendidikan tinggi bukan sekadar "tahu lebih banyak", tapi naik level dari "saya tahu" menjadi "saya memberi" — mengikuti alur KNOW → DO → BECOME → IMPACT. Perbedaan siswa vs mahasiswa: Mahasiswa memilih jalur sendiri, dosen hanya membuka jalan, dan evaluasi berbasis tugas/proyek/riset/magang (bukan sekadar nilai ujian). Era AI: Jangan bersaing dengan AI soal kecepatan; kompetensi yang tak tergantikan adalah resilience, agility, judgment, kreativitas, dan menjadi pembelajar sejati. Peta jalan 4 tahun: Explore (Th.1) – kenali diri, prodi, sistem Build (Th.2) – bangun skill, bahasa, relasi Experience (Th.3) – magang, riset, organisasi Launch (Th.4) – tuntaskan studi, siapkan karier Kurikulum kemahasiswaan juga dibagi 3 tahap: Adaptasi (sem 1-2), Berprestasi (sem 3-7), Kreasi (sem 5-7) — mencakup...

Resume Unusa Gandeng University of Manchester Kembangkan Riset Perkembangan Otak Sejak dalam Rahim

Gambar
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) terus memperkuat kerja sama internasional di bidang kesehatan melalui kegiatan International Guest Lecture bersama University of Manchester. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D. dengan tema “Research Frontiers in Infection and Fetal Neurodevelopment”. Kegiatan ini membahas perkembangan otak janin serta hubungan antara infeksi dengan perkembangan saraf sejak dalam kandungan. Dalam kegiatan tersebut, Rektor Unusa , Prof. Tri Yogi Yuwono, menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam membangun budaya riset dan meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, perkembangan saraf sejak awal kehidupan merupakan permasalahan kesehatan yang kompleks sehingga membutuhkan kerja sama dari berbagai bidang, seperti kedokteran, teknologi, sains data, teknik biomedis, hingga teknologi pencitraan. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pembentukan Pusat Studi Perkembangan Otak dan K...